Kunci SAMAWA : Komunikasi yang Baik

Kunci SAMAWA : Komunikasi yang Baik

Comments
2 min read

Dalam hubungan rumah tangga, sebenarnya ada banyak hal yang bikin suasana jadi harmonis. Tapi kalau dipikir-pikir, yang paling berpengaruh itu ya… komunikasi. Cara kita ngomong, cara kita dengerin pasangan, dan cara kita merespons itu bisa bikin hubungan jadi tenang atau malah makin tegang. Sakinah, mawaddah, dan warahmah yang sering kita dengar dalam doa pernikahan sebenarnya nggak datang tiba-tiba. Semua itu lahir dari komunikasi yang baik. Dan memang, semuanya dimulai dari situ.

Sakinah itu tentang ketenangan. Rumah bakal susah terasa damai kalau tiap ngobrol selalu ada suara meninggi atau saling nyalahin. Dalam Islam pun diajarin buat ngomong yang lembut, yang menenangkan. Kadang yang bikin hati adem itu bukan kalimat panjang, tapi nada bicara yang terjaga. Saat suami istri saling percaya, nggak gampang nge-judge, dan memilih untuk menahan emosi, di situlah sakinah pelan-pelan muncul.

Mawaddah itu cinta yang tumbuh karena saling memahami. Banyak masalah rumah tangga sebenarnya muncul bukan karena kurang cinta, tapi karena kurang mendengar. Mungkin kita sering lupa: dengar dulu, jawab nanti. Nggak buru-buru membela diri. Yang penting bukan siapa yang paling benar, tapi siapa yang paling mau mengerti. Ketika kita benar-benar mendengar pasangan dengan hati, cinta itu terasa lebih dewasa dan nggak mudah goyah.

Warahmah adalah kasih sayang yang bikin kita lebih lembut dalam bicara, meskipun kondisi lagi nggak ideal. Kadang kita capek, kadang lagi sensitif, tapi memilih kata yang baik itu bentuk sayang yang besar. Dengan warahmah, kita bicara bukan buat menang, tapi buat menenangkan. Nggak perlu mengungkit yang sudah lewat, cukup fokus bikin hati masing-masing tetap nyaman. Dari situ hubungan jadi lebih hangat dan aman.

Akhirnya, rumah tangga yang diberkahi itu bukan rumah yang nggak pernah punya masalah. Justru hubungan yang kuat adalah hubungan yang mau memperbaiki, mau ngobrol baik-baik, dan mau menjaga hati satu sama lain. Sakinah, mawaddah, warahmah bukan cuma doa saat akad, tapi pilihan yang dijaga setiap hari. Dan semuanya tetap kembali ke satu hal: bagaimana kita berkomunikasi.

Share this article

About Author

rofiarief@gmail.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Relevent